Dosen Universitas Saintek Muhammadiyah Raih Prestasi pada International Conference on Pesantren (ICOP) 2026
JAKARTA, 6 Juni 2026 – Universitas Saintek Muhammadiyah (SaintekMu) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat internasional. Sejumlah dosen Fakultas Komunikasi dan Bisnis berhasil meraih penghargaan dalam ajang 4th International Conference on Pesantren (ICOP) 2026 yang diselenggarakan di Universitas Darunnajah, Jakarta.
Pada konferensi internasional yang mempertemukan akademisi, peneliti, dan praktisi dari berbagai institusi tersebut, tim dosen SaintekMu berhasil membawa pulang dua penghargaan bergengsi, yakni Second Best Presenter dan Third Best Paper.
Penghargaan Second Best Presenter diraih oleh tim yang terdiri dari Anggun Viniza Vidia Videska, Muhammad Ridha, dan Arina Nur Rohmah. Penghargaan ini diberikan atas kemampuan tim dalam mempresentasikan hasil penelitian secara sistematis, komunikatif, dan mampu memberikan kontribusi akademik yang kuat dalam forum internasional.
Sementara itu, penghargaan Third Best Paper diraih oleh tim yang beranggotakan Muhammad Raihan Febriansyah, Muhammad Ridha, dan Ikhsan Hakim. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap kualitas karya ilmiah yang dinilai memiliki kontribusi penting dalam pengembangan kajian pesantren dan pendidikan Islam di era modern.
Dekan Fakultas Komunikasi dan Bisnis Universitas Saintek Muhammadiyah, Muhammad Raihan Febriansyah, menyampaikan rasa syukur atas capaian yang diraih oleh para dosen SaintekMu dalam konferensi internasional tersebut.
“Alhamdulillah, penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas penelitian, publikasi ilmiah, dan kontribusi akademik kepada masyarakat. Prestasi ini bukan hanya milik individu, tetapi juga menjadi kebanggaan bagi Universitas Saintek Muhammadiyah yang terus berkomitmen mengembangkan budaya riset dan kolaborasi ilmiah di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.
Senada dengan hal tersebut, Anggun Viniza Vidia Videska mengungkapkan bahwa penghargaan yang diraih merupakan hasil dari kerja sama tim, proses penelitian yang panjang, serta dukungan dari lingkungan akademik kampus.
“Konferensi ini menjadi ruang yang sangat baik untuk berbagi gagasan, bertukar pengalaman, dan memperluas jejaring akademik. Kami berharap hasil penelitian yang dipresentasikan dapat memberikan manfaat serta menjadi referensi bagi pengembangan kajian pesantren dan pendidikan di Indonesia,” tuturnya.
Keberhasilan para dosen SaintekMu dalam ICOP 2026 menunjukkan komitmen universitas dalam mendorong penguatan tridarma perguruan tinggi, khususnya pada bidang penelitian dan publikasi ilmiah. Prestasi ini sekaligus menjadi bukti bahwa sivitas akademika Universitas Saintek Muhammadiyah mampu bersaing dan berkontribusi dalam forum akademik internasional.
Melalui capaian tersebut, SaintekMu berharap semakin banyak dosen dan mahasiswa yang terdorong untuk aktif melakukan penelitian, menghasilkan karya ilmiah berkualitas, serta membawa nama baik universitas di berbagai ajang akademik nasional maupun internasional.