Pelantikan Pengurus PK IMM SaintekMu Periode 2026–2027 Resmi Digelar, Teguhkan Semangat Kepemimpinan dan Intelektualitas Kader
Jakarta, 24 Juni 2026 - Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PK IMM) Universitas Saintek Muhammadiyah resmi melantik jajaran pengurus baru Periode 2026–2027 dalam sebuah rangkaian acara yang dipadukan dengan kegiatan Stadium Generale. Kegiatan ini berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh civitas akademika, kader IMM, alumni, serta sejumlah tokoh Muhammadiyah dan organisasi kemahasiswaan.
Acara pelantikan turut dihadiri oleh Rektor Universitas Saintek Muhammadiyah, Faiz Rafhdi, Ketua Umum PC IMM Jakarta Pusat Periode 2025–2026 Pria Mula Fahada, mantan Ketua Umum PC IMM Jakarta Pusat Periode 2024–2025 Muhammad Nabil Alfarizi, mantan Ketua Umum PK IMM SaintekMu Periode 2025–2026 Daffa Fardhilah, serta Ketua Umum PK IMM SaintekMu Periode 2026–2027 Muhammad Fadhilurrozaq.
Prosesi pelantikan menjadi momentum estafet kepemimpinan sekaligus peneguhan komitmen kader IMM dalam menjalankan peran intelektual, keagamaan, dan kemasyarakatan di lingkungan kampus maupun masyarakat luas.
Dalam sambutannya, Rektor Universitas Saintek Muhammadiyah, Faiz Rafhdi, menyampaikan apresiasi atas kontribusi IMM dalam membangun budaya akademik dan kepemimpinan mahasiswa di kampus.
“IMM merupakan salah satu organisasi yang memiliki peran strategis dalam mencetak kader-kader pemimpin masa depan. Saya berharap kepengurusan yang baru mampu melanjutkan tradisi intelektual, memperkuat gerakan dakwah, serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan kampus dan masyarakat,” ujarnya.
Setelah prosesi pelantikan, kegiatan dilanjutkan dengan Stadium Generale yang menghadirkan Muhammad Nabil Alfarizi, mantan Ketua Umum PC IMM Jakarta Pusat Periode 2024–2025, sebagai pemateri utama. Dalam pemaparannya, ia mengajak seluruh kader untuk terus menjaga semangat belajar, berpikir kritis, dan aktif menjawab tantangan zaman melalui gerakan intelektual yang berlandaskan nilai-nilai Islam berkemajuan.
Menurut Nabil, kader IMM harus mampu menjadi agen perubahan yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga memiliki sensitivitas sosial dan keberanian dalam menyuarakan kebenaran.
“Menjadi kader IMM bukan hanya soal berorganisasi, tetapi bagaimana kita terus belajar, bergerak, dan memberikan manfaat. Kader harus mampu menjadi pelopor, pelangsung, dan penyempurna perjuangan Muhammadiyah di berbagai bidang kehidupan,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Umum PK IMM SaintekMu Periode 2026–2027, Muhammad Fadhilurrozaq, menyampaikan komitmennya untuk membawa organisasi menjadi lebih progresif, kolaboratif, dan berdampak bagi mahasiswa.
“Kepengurusan ini bukan sekadar pergantian struktur organisasi, tetapi menjadi awal dari ikhtiar bersama untuk menghadirkan IMM yang lebih aktif, produktif, dan relevan dengan kebutuhan kader maupun tantangan zaman. Kami berharap seluruh kader dapat bergerak bersama dalam semangat kolaborasi dan pengabdian,” ungkap Rozaq.
Acara berlangsung dengan penuh antusiasme. Kehadiran para alumni dan pimpinan IMM dari berbagai periode menjadi simbol kuatnya kesinambungan kaderisasi serta semangat persaudaraan dalam tubuh Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah.
Melalui pelantikan ini, PK IMM SaintekMu menegaskan komitmennya untuk terus menjadi wadah pembinaan kader yang berintegritas, berilmu, dan berakhlak, sejalan dengan semangat Bilahisabilil Haq, Fastabiqul Khairat dalam mewujudkan gerakan mahasiswa yang mencerahkan.