Mahasiswa Film dan TV SaintekMu Hadiri Pemutaran Film Nasional “Darah dan Doa” dalam Rangka Hari Film Nasional
Jakarta – Mahasiswa Program Studi Film dan Televisi Universitas Saintek Muhammadiyah (SaintekMu) mengikuti kegiatan peringatan Hari Film Nasional yang diselenggarakan oleh Lembaga Sensor Film (LSF) bekerja sama dengan Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia pada Rabu, 1 April 2026. Kegiatan ini berlangsung di CGV Grand Indonesia dan diikuti oleh berbagai kalangan, termasuk mahasiswa, praktisi film, serta pecinta perfilman Indonesia.
Acara tersebut menjadi momentum penting dalam memperingati Hari Film Nasional dengan menghadirkan pemutaran film Indonesia pertama berjudul Darah dan Doa. Film karya sineas legendaris Usmar Ismail ini memiliki nilai sejarah tinggi karena menjadi tonggak awal lahirnya perfilman nasional Indonesia yang mandiri dan beridentitas, serta menjadi inspirasi bagi perkembangan industri film Indonesia hingga saat ini.
Keikutsertaan mahasiswa Film dan TV SaintekMu dalam kegiatan ini bertujuan untuk menambah wawasan serta memperdalam pemahaman terhadap sejarah dan perkembangan industri film di Indonesia. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran langsung bagi mahasiswa untuk mengenal karya-karya klasik yang memiliki pengaruh besar terhadap dunia perfilman tanah air.
Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa tidak hanya menyaksikan pemutaran film, tetapi juga mendapatkan kesempatan untuk memahami nilai-nilai historis, estetika sinema, serta pesan kebangsaan yang terkandung dalam film tersebut. Hal ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa dalam mengembangkan karya-karya kreatif di bidang film dan televisi di masa mendatang.
Partisipasi mahasiswa SaintekMu dalam acara ini juga mencerminkan komitmen kampus dalam mendukung pengembangan industri kreatif, khususnya di bidang perfilman. Dengan mengikuti kegiatan seperti ini, mahasiswa diharapkan mampu meningkatkan kualitas diri, memperluas perspektif, serta berkontribusi dalam memajukan perfilman Indonesia.