Lewati ke Konten Utama
SaintekMu Hadiri Special Screening Film Children of Heaven Bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI

SaintekMu Hadiri Special Screening Film Children of Heaven Bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI

TIM PMB
Penulis
TIM PMB
Kategori
Agenda Kegiatan
Tanggal
23 Mei 2026
Dilihat
12 Views

Jakarta — Universitas Saintek Muhammadiyah (SaintekMu) menghadiri kegiatan Special Screening film Children of Heaven karya sutradara Hanung Bramantyo yang diselenggarakan oleh Lembaga Seni Budaya Pimpinan Pusat Muhammadiyah pada Jumat, 22 Mei 2026, di XXI Plaza Senayan, Jakarta Pusat. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan ekosistem seni budaya berkemajuan Muhammadiyah sekaligus ruang refleksi nilai kemanusiaan melalui media perfilman.1000721514

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Abdul Mu’ti, jajaran Pimpinan Pusat Muhammadiyah, tokoh pendidikan, akademisi, serta perwakilan Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) dari berbagai daerah. Universitas Saintek Muhammadiyah turut hadir dengan mengirimkan 10 orang perwakilan yang dipimpin langsung oleh Rektor SaintekMu, Dr. Faiz Rafhdi, M.Kom.

Kehadiran SaintekMu dalam kegiatan ini menjadi bentuk dukungan terhadap pengembangan seni, budaya, dan pendidikan karakter di lingkungan perguruan tinggi. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa dan civitas akademika diajak memahami bahwa film bukan hanya media hiburan, tetapi juga sarana edukasi yang mampu menghadirkan pesan moral, empati sosial, dan nilai-nilai kemanusiaan.Film Children of Heaven menghadirkan kisah sederhana namun penuh makna tentang perjuangan hidup, kasih sayang keluarga, persaudaraan, dan pengorbanan di tengah keterbatasan ekonomi. Alur cerita yang emosional berhasil menyentuh para penonton dan menghadirkan refleksi mendalam mengenai arti kesederhanaan dan rasa syukur dalam kehidupan sehari-hari.

Rektor Universitas Saintek Muhammadiyah, Dr. Faiz Rafhdi, M.Kom., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, ruang seni dan budaya seperti ini sangat penting dalam membangun generasi muda yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki sensitivitas sosial dan karakter yang kuat.

“Kegiatan ini memberikan pengalaman yang sangat berharga bagi mahasiswa dan civitas akademika. Film menjadi media yang efektif untuk menyampaikan pesan moral, membangun empati, serta menanamkan nilai-nilai kemanusiaan secara lebih dekat dan menyentuh. Kami melihat bahwa seni dan budaya memiliki peran besar dalam proses pendidikan karakter,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa Universitas Saintek Muhammadiyah mendukung berbagai kegiatan yang mendorong penguatan literasi budaya dan pengembangan wawasan mahasiswa melalui pendekatan kreatif dan humanis.

“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus menjadi ruang kolaborasi antar perguruan tinggi Muhammadiyah dalam membangun pendidikan yang berkemajuan, adaptif, dan tetap berlandaskan nilai-nilai kemanusiaan,” tambahnya.

Sementara itu, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Abdul Mu’ti, dalam sambutannya menekankan bahwa pendidikan tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan nilai kehidupan.

“Pendidikan harus mampu melahirkan manusia yang memiliki empati, kepedulian sosial, dan akhlak yang baik. Film dan karya seni budaya dapat menjadi media pembelajaran yang kuat untuk menanamkan nilai-nilai tersebut kepada generasi muda,” ungkap Abdul Mu’ti.

Abdul Mu’ti juga menyampaikan kesan mendalam setelah menyaksikan film Children of Heaven. Menurutnya, cerita dalam film tersebut sangat dekat dengan realitas kehidupan masyarakat dan mampu menghadirkan refleksi tentang perjuangan hidup yang sederhana namun penuh makna.

“Saya pernah merasakan bagaimana hidup dalam keterbatasan, termasuk memiliki hanya satu pasang sepatu seperti yang digambarkan dalam film ini. Karena itu, film ini terasa sangat menyentuh dan menghadirkan pesan tentang kesabaran, kasih sayang keluarga, serta semangat untuk terus berjuang dalam keadaan apa pun,” tuturnya.

Ia menambahkan bahwa kisah dalam film tersebut menjadi pengingat penting bahwa pendidikan karakter harus dibangun dari nilai-nilai kesederhanaan, rasa syukur, dan kepedulian terhadap sesama.

Kegiatan Special Screening ini berlangsung hangat dan penuh antusiasme. Selain menyaksikan pemutaran film, para tamu undangan juga berkesempatan berdiskusi serta membangun silaturahmi antar civitas akademika Muhammadiyah dan tokoh pendidikan nasional.

Melalui partisipasi dalam kegiatan ini, Universitas Saintek Muhammadiyah kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan pendidikan berbasis nilai, budaya, dan kemanusiaan sebagai bagian dari upaya mencetak generasi unggul yang berintegritas di era modern.