Membanggakan! Mahasiswa SaintekMu Tampil di Panggung Akademik Internasional
Penang, Malaysia— Mahasiswa Universitas Sains dan Teknologi Muhammadiyah (SaintekMu) menunjukkan kiprah di tingkat global dengan mengikuti Jogjakarta Communication Conference (JCC) 2026 yang berlangsung pada 15–17 April 2026 di Eastin Hotel, Penang, Malaysia.
Dalam forum akademik internasional tersebut, delegasi yang terdiri dari Vivi Kristina Sari, Rafi Ribiansyah, Surya Adi Syahputra, Saepudin, dan Larasati Hayuning Tyas mempresentasikan karya ilmiah berjudul “Between Washington and Tehran: Strategic Communication and Digital Media Narratives on the 2026 US-Iran Conflict in Indonesia and Malaysia.” Penelitian tersebut mengangkat isu komunikasi strategis dan narasi media digital dalam konteks konflik global, dengan fokus pada Indonesia dan Malaysia.
Konferensi ini mempertemukan akademisi, peneliti, serta praktisi dari berbagai negara untuk mendiskusikan perkembangan komunikasi, budaya digital, dan isu-isu global kontemporer. Partisipasi mahasiswa SaintekMu dalam forum ini menjadi bagian dari upaya memperluas jejaring akademik sekaligus memperkuat kontribusi keilmuan di tingkat internasional.
Kepala Program Studi Sains Komunikasi, Muhammad Ridha, mengapresiasi capaian para mahasiswa tersebut. Ia menilai keikutsertaan mahasiswa dalam forum internasional merupakan langkah penting dalam membangun kepercayaan diri akademik sekaligus meningkatkan daya saing lulusan.
“Ini adalah capaian yang membanggakan. Mahasiswa tidak hanya berani tampil di forum internasional, tetapi juga mampu memaparkan hasil penelitian mereka di hadapan komunitas akademik global ditambah lagi mereka merupakan mahasiswa semester empat bahkan ada yang semester dua,” ujar Ridha.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada pimpinan universitas atas dukungan yang diberikan. Menurutnya, peran Dekan dan Rektor sangat penting dalam membuka akses serta memfasilitasi mahasiswa untuk terlibat dalam kegiatan akademik internasional.
“Dukungan dari Dekan dan Rektor menjadi faktor penting terutama dalam mefasilitasi biaya pendaftaran peserta sehingga mahasiswa dapat mengikuti konferensi ini dengan baik,” katanya.
Keikutsertaan ini diharapkan dapat mendorong mahasiswa lain untuk aktif dalam kegiatan akademik internasional serta memperkuat tradisi riset di lingkungan perguruan tinggi Muhammadiyah. Selain itu, pengalaman tersebut dinilai menjadi bekal penting dalam menghadapi tantangan global di bidang komunikasi dan media digital.