Universitas Saintek Muhammadiyah Gelar Sesi 1 Baitul Arqam Mahasiswa untuk Perkuat Ideologi Kader di Era Digital
Jakarta — Universitas Saintek Muhammadiyah (SaintekMu) menggelar Sesi 1 Baitul Arqam Mahasiswa Tahun Akademik 2025/2026 pada Sabtu–Ahad, 2–3 Mei 2026, bertempat di Aula Bawah SaintekMu. Kegiatan ini mengusung tema “Meneguhkan Ideologi, Mengawal Gerakan, Mewujudkan Kader Persyarikatan yang Unggul di Era Digital.”
Baitul Arqam Mahasiswa Sesi 1 menjadi salah satu agenda penting dalam proses pembinaan mahasiswa di lingkungan Universitas Saintek Muhammadiyah. Kegiatan ini dirancang sebagai ruang penguatan nilai, ideologi, serta pembentukan karakter kader Muhammadiyah agar mampu menghadapi tantangan perkembangan zaman, khususnya di era digital yang terus berkembang pesat. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana membangun kesadaran mahasiswa terhadap pentingnya peran kader dalam menjaga gerakan dakwah dan persyarikatan.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan menghadirkan sejumlah narasumber yang berasal dari unsur akademisi, pimpinan Muhammadiyah, hingga praktisi profesional. Mereka di antaranya Ikhsan Hakim, S.Pd.I., M.S.I., Dr. Faiz Rafdhi, M.Kom., Himawan Da, S.H., LLM., Frandika Septa, M.Kom., M. Raihan Febriansyah, M.Si., serta M. Lutfiadi, M.H. Kehadiran para pemateri tersebut diharapkan mampu memberikan wawasan, motivasi, serta penguatan ideologi kepada seluruh peserta yang mengikuti kegiatan.
Rektor Universitas Saintek Muhammadiyah, Faiz Rafdhi, menyampaikan bahwa Baitul Arqam bukan hanya kegiatan seremonial kaderisasi, tetapi juga menjadi ruang pembentukan karakter mahasiswa agar memiliki integritas, semangat kepemimpinan, dan nilai keislaman yang kuat. Menurutnya, mahasiswa di era digital harus mampu menjaga ideologi, berpikir kritis, dan tetap membawa nilai-nilai Muhammadiyah dalam setiap langkah serta kontribusi di tengah masyarakat.
“Mahasiswa SaintekMu harus menjadi kader yang unggul, tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat secara moral, spiritual, dan sosial. Era digital membutuhkan generasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, namun tetap memiliki landasan ideologi yang kokoh agar mampu memberikan dampak positif bagi umat dan bangsa,” ujar beliau.
Kegiatan ini juga menjadi momentum bagi mahasiswa untuk mempererat ukhuwah, meningkatkan kedisiplinan, serta melatih kemampuan berpikir kritis dan kepemimpinan. Berbagai materi yang disampaikan selama kegiatan diarahkan untuk membangun mahasiswa yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara spiritual dan sosial. Suasana kegiatan berlangsung aktif dan interaktif dengan antusiasme peserta dalam mengikuti setiap sesi materi yang diberikan.
Melalui pelaksanaan Baitul Arqam Mahasiswa Sesi 1, Universitas Saintek Muhammadiyah berharap dapat mencetak generasi kader persyarikatan yang unggul, progresif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Semangat kaderisasi yang dibangun dalam kegiatan ini diharapkan menjadi fondasi kuat dalam membentuk mahasiswa yang siap bergerak, berdakwah, dan membawa dampak positif di tengah perkembangan era digital.