Mahasiswa Universitas Saintek Muhammadiyah Laksanakan PKM dan Sosialisasi Sistem Inventaris Digital di Sekolah Permata Islam
Jakarta — Mahasiswa Universitas Saintek Muhammadiyah (SaintekMu) telah melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) berupa sosialisasi kampus serta pelatihan Sistem Inventaris Digital di Sekolah Permata Islam pada Rabu, 22 April 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus wujud kontribusi nyata mahasiswa dalam mendukung transformasi digital di lingkungan pendidikan.
Program tersebut diikuti oleh tiga mahasiswa Universitas Saintek Muhammadiyah, yaitu Rama Dani Imanudin (Teknik Informatika), Suwargi (Sistem Informasi), dan Septian Ady Saputra (Teknik Informatika). Kehadiran mahasiswa dalam kegiatan ini mendapat sambutan positif dari pihak sekolah karena dinilai memberikan manfaat langsung, baik dari sisi pengenalan dunia perguruan tinggi maupun pemanfaatan teknologi digital dalam tata kelola lembaga pendidikan.
Pada sesi awal, tim mahasiswa memperkenalkan Universitas Saintek Muhammadiyah kepada para peserta sekaligus memberikan sosialisasi mengenai program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Dalam pemaparan tersebut, peserta diberikan gambaran mengenai peluang mahasiswa untuk belajar di luar kampus, mengembangkan keterampilan praktis, serta memperluas pengalaman akademik dan nonakademik melalui berbagai program yang tersedia. Sesi ini bertujuan menumbuhkan motivasi peserta didik agar memiliki pandangan lebih luas terhadap pendidikan tinggi.
Selain pengenalan kampus, kegiatan utama difokuskan pada pelatihan penggunaan Sistem Inventaris Digital yang dirancang untuk membantu pengelolaan sarana dan prasarana sekolah. Sistem tersebut mengintegrasikan proses pencatatan aset, monitoring kondisi barang, pelaporan kerusakan, hingga pendataan inventaris secara lebih rapi dan terstruktur dalam satu platform digital. Dengan sistem ini, sekolah diharapkan dapat melakukan pengawasan aset secara lebih efektif, efisien, dan transparan.
Tim mahasiswa menjelaskan bahwa digitalisasi inventaris menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas manajemen lembaga pendidikan. Melalui sistem yang terkomputerisasi, data aset dapat diakses dengan cepat, pembaruan informasi dapat dilakukan secara real time, serta risiko kehilangan data maupun kesalahan pencatatan dapat diminimalkan. Hal ini juga mendukung terciptanya tata kelola administrasi yang modern dan akuntabel sesuai kebutuhan era digital saat ini.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta terlihat antusias mengikuti materi yang disampaikan. Sesi diskusi dan tanya jawab berjalan interaktif, terutama saat peserta mencoba memahami langsung fitur-fitur yang tersedia pada sistem inventaris digital tersebut. Mahasiswa pendamping juga memberikan arahan teknis agar sistem dapat digunakan secara optimal dan berkelanjutan oleh pihak sekolah.
Melalui kegiatan PKM ini, Universitas Saintek Muhammadiyah kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong mahasiswa untuk aktif memberikan solusi bagi masyarakat. Diharapkan, kerja sama seperti ini dapat terus berlanjut sehingga kehadiran perguruan tinggi tidak hanya dirasakan di lingkungan kampus, tetapi juga memberi dampak positif bagi dunia pendidikan dan masyarakat secara luas.