Lewati ke Konten Utama
BEM Universitas Saintek Muhammadiyah Gelar Musyawarah Luar Biasa, Tegaskan Transisi Kepemimpinan

BEM Universitas Saintek Muhammadiyah Gelar Musyawarah Luar Biasa, Tegaskan Transisi Kepemimpinan

TIM PMB
Penulis
TIM PMB
Kategori
Agenda Kegiatan
Tanggal
28 April 2026
Dilihat
30 Views

Jakarta, 27 April 2026 — Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Saintek Muhammadiyah menyelenggarakan Musyawarah Luar Biasa (Muslub) sebagai langkah strategis dalam mengakhiri kekosongan kepemimpinan pasca berakhirnya masa berlaku Surat Keputusan (SK) kepengurusan sejak Oktober 2025.

Mengusung tema “Manifesto Perubahan: Transisi Kepemimpinan dan Reorientasi Regenerasi Gerakan yang Berkelanjutan”, kegiatan Muslub dilaksanakan dalam dua tahapan sidang pleno.

Pada 25 April 2026, dilaksanakan Pleno I dengan agenda utama pembahasan dan penetapan tata tertib Musyawarah Luar Biasa. Sidang ini menjadi fondasi penting dalam memastikan seluruh proses berjalan secara demokratis, tertib, dan memiliki legitimasi organisasi.

Selanjutnya, pada 27 April 2026, Muslub dilanjutkan dengan Pleno II dan Pleno III.

Pleno II membahas Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) kepengurusan sebelumnya sebagai bentuk evaluasi kinerja organisasi selama masa jabatan.

Pleno III menjadi forum inti dalam pelaksanaan Musyawarah Luar Biasa yang berfokus pada penentuan arah organisasi serta proses transisi kepemimpinan BEM ke depan.

Ketua BEM Universitas Saintek Muhammadiyah, Radityo Satrio, menyampaikan bahwa pelaksanaan Muslub ini merupakan bentuk tanggung jawab organisasi dalam menjaga keberlanjutan gerakan mahasiswa.

“Muslub ini adalah langkah penting untuk mengakhiri kekosongan kepemimpinan yang terjadi sejak Oktober 2025. Kami ingin memastikan bahwa BEM kembali berjalan secara sah, terarah, dan mampu menjawab kebutuhan mahasiswa,” ujarnya.

Wakil Ketua BEM, Hang Izzamudien Alaydrus, menambahkan bahwa forum ini juga menjadi ruang refleksi sekaligus konsolidasi seluruh elemen mahasiswa.

“Melalui Muslub, kami tidak hanya menyelesaikan persoalan struktural, tetapi juga menata ulang arah gerakan agar lebih progresif dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Pelaksanaan Musyawarah Luar Biasa ini diharapkan mampu menghasilkan kepemimpinan baru yang legitimatif serta memperkuat kembali peran BEM sebagai wadah representasi mahasiswa, agen perubahan, dan kontrol sosial di lingkungan kampus.

Dengan semangat #BergerakBerdampak, Muslub BEM Universitas Saintek Muhammadiyah menjadi momentum kebangkitan organisasi menuju arah yang lebih solid, adaptif, dan berdaya guna.