Lewati ke Konten Utama
Musyawarah Mahasiswa dan Debat Calon Gubernur BEM Fakombis 2025/2026 Digelar di Aula SaintekMu

Musyawarah Mahasiswa dan Debat Calon Gubernur BEM Fakombis 2025/2026 Digelar di Aula SaintekMu

TIM PMB
Penulis
TIM PMB
Kategori
Bem
Tanggal
23 Februari 2026
Dilihat
126 Views

Jakarta – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Komunikasi dan Bisnis (Fakombis) menggelar Musyawarah Mahasiswa dan Debat Calon Gubernur periode 2025/2026 pada 23 Februari 2025 di Aula SaintekMu, Jakarta. Kegiatan ini mengusung tema “Transformasi Kepengurusan untuk Pergerakan yang Lebih Progresif.”

1000625853Acara tersebut menghadirkan dua calon gubernur, yakni Mohammad Ramdani dari Program Studi Sains Komunikasi dengan nomor urut 1 dan Maulana Zidane dari Program Studi Kewirausahaan dengan nomor urut 2. Keduanya memaparkan visi, misi, serta program kerja yang akan dijalankan apabila terpilih memimpin BEM Fakombis.

Musyawarah dan debat ini menjadi bagian dari proses demokrasi mahasiswa dalam menentukan kepemimpinan baru di lingkungan Fakombis. Melalui forum terbuka tersebut, mahasiswa dapat menilai gagasan, komitmen, serta arah kebijakan yang ditawarkan masing-masing kandidat.

Rangkaian kegiatan berlangsung dengan sesi pemaparan visi-misi, pendalaman program kerja, serta tanya jawab interaktif antara calon dan peserta. Diharapkan, melalui kegiatan ini dapat terpilih pemimpin yang mampu membawa BEM Fakombis ke arah yang lebih progresif dan responsif terhadap kebutuhan mahasiswa.

Selain sebagai ajang penyampaian program, kegiatan ini juga menjadi wadah edukasi politik kampus bagi mahasiswa. Antusiasme peserta terlihat dari partisipasi aktif dalam sesi tanya jawab, yang menyoroti isu-isu strategis seperti transparansi kepengurusan, peningkatan kualitas program kerja, serta penguatan kolaborasi antarorganisasi mahasiswa.

Dengan terselenggaranya musyawarah dan debat ini, diharapkan proses pemilihan gubernur BEM Fakombis dapat berjalan secara demokratis, terbuka, dan menjunjung tinggi nilai sportivitas. Momentum ini sekaligus menjadi langkah awal dalam mewujudkan kepengurusan yang adaptif terhadap dinamika dan kebutuhan mahasiswa di masa mendatang.