Pengajian Hari SaintekMu: Belajar dari Perjalanan Hidup
Jakarta, 3 Oktober 2026 — Universitas Saintek Muhammadiyah (SaintekMu) menggelar Pengajian Hari SaintekMu di lingkungan kampus SaintekMu, Jakarta, pada 3 Oktober 2026. Kegiatan ini menjadi ruang bagi sivitas akademika untuk memperkuat nilai keislaman sekaligus mengambil pembelajaran dari berbagai perjalanan hidup yang telah dilalui.
Pengajian tersebut diikuti oleh sivitas akademika Universitas Saintek Muhammadiyah. Selain menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Hari SaintekMu, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan serta membangun suasana religius di lingkungan kampus.
Mengangkat tema “Belajar dari Perjalanan Hidup”, kegiatan pengajian mengajak peserta untuk memaknai setiap proses yang dilalui dalam kehidupan. Perjalanan hidup tidak hanya menjadi rangkaian pengalaman, tetapi juga dapat menjadi sumber pembelajaran untuk melakukan evaluasi, memperbaiki diri, serta meningkatkan rasa syukur.
Menjadikan Pengalaman sebagai Pembelajaran
Setiap fase kehidupan memiliki cerita dan pelajaran yang berbeda. Keberhasilan, tantangan, maupun berbagai pengalaman yang ditemui dapat menjadi bagian dari proses seseorang dalam bertumbuh dan menjadi pribadi yang lebih baik.
Sebagai bagian dari sivitas akademika, kegiatan seperti pengajian juga menjadi ruang untuk menyeimbangkan aktivitas akademik dengan pembentukan karakter dan nilai spiritual. Hal tersebut penting agar lingkungan pendidikan tidak hanya berorientasi pada kemampuan intelektual, tetapi juga membangun pribadi yang memiliki nilai dan kepedulian.
Ria Rosalina, selaku dosen SaintekMu, menyampaikan bahwa perjalanan hidup dapat menjadi bahan refleksi untuk terus belajar dan berkembang.
“Setiap perjalanan hidup pasti memiliki pelajaran yang bisa kita ambil. Tidak semua proses berjalan sesuai dengan yang kita harapkan, tetapi dari situlah kita belajar untuk menjadi lebih kuat, lebih bersyukur, dan terus memperbaiki diri,” ujar Ria Rosalina.
Menurutnya, proses belajar tidak hanya berlangsung di ruang kelas. Berbagai pengalaman dalam kehidupan juga dapat memberikan pelajaran yang membentuk cara seseorang dalam melihat keadaan, mengambil keputusan, dan menghadapi tantangan.
Pengajian Hari SaintekMu diharapkan dapat menjadi momentum bagi sivitas akademika untuk sejenak merefleksikan perjalanan yang telah dilalui. Nilai-nilai yang diperoleh dari kegiatan tersebut diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam lingkungan kampus maupun di tengah masyarakat.
Melalui kegiatan keagamaan yang dilaksanakan secara berkelanjutan, Universitas Saintek Muhammadiyah terus mendorong terciptanya lingkungan kampus yang tidak hanya mendukung perkembangan akademik, tetapi juga memperkuat karakter, spiritualitas, dan kebersamaan sivitas akademika.