Propam 2026 SaintekMu Satukan Nilai Islam, Intelektualitas, dan Kesadaran Almamater
Jakarta, 4 Oktober 2026 — Universitas Saintek Muhammadiyah (SaintekMu) menggelar Propam 2026 selama dua hari, pada 2–3 Oktober 2026, di lingkungan Universitas Saintek Muhammadiyah. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian pengenalan kampus bagi mahasiswa baru sekaligus menjadi ruang untuk mengenalkan nilai-nilai Islam, kehidupan akademik, serta aktivitas kemahasiswaan di lingkungan SaintekMu.
Mengusung tema “Menyatukan Nilai-Nilai Islam, Intelektualitas, dan Kesadaran Almamater”, Propam 2026 menghadirkan rangkaian kegiatan yang memadukan pengenalan kampus, pemahaman keislaman dan Kemuhammadiyahan, kuliah umum, pengenalan organisasi, hingga berbagai penampilan mahasiswa.
Kenalkan Lingkungan Kampus dan Akademik
Hari pertama Propam 2026 diawali dengan registrasi dan kedatangan peserta. Rangkaian kemudian dilanjutkan dengan pembukaan yang diisi tilawah, menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Muhammadiyah, dan Mars USM.
Pembukaan juga diisi sambutan dari Presiden Mahasiswa BEM USM, Ketua Pelaksana, serta Rektor Universitas Saintek Muhammadiyah yang sekaligus membuka kegiatan. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan doa dan seremonial penanaman pohon.
Rektor Universitas Saintek Muhammadiyah, Dr. Faiz Rafhdi, dalam sambutannya menekankan pentingnya mahasiswa baru mengenal lingkungan kampus sekaligus membangun kesadaran sebagai bagian dari almamater.
“Propam menjadi langkah awal bagi mahasiswa untuk mengenal lingkungan SaintekMu, baik dari sisi akademik, keislaman, maupun kehidupan kemahasiswaan. Kami berharap mahasiswa baru dapat mengikuti seluruh proses perkuliahan dengan semangat dan terus membawa nilai-nilai positif dalam perjalanan mereka di SaintekMu,” ujar Dr. Faiz Rafhdi.
Setelah pembukaan, mahasiswa baru mengikuti sesi Pengenalan Kampus dan Akademik. Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan ibadah berjamaah, makan siang bersama, serta TikTok/Reels Challenge bertajuk “A Day in My Life” bagi mahasiswa baru Muhammadiyah.
Pada sesi berikutnya, mahasiswa mendapatkan pengenalan mengenai Fakultas Ilmu Komputer (Fasilkom) serta Fakultas Komunikasi dan Bisnis (Fakombis) beserta program studi yang berada di dalamnya.
Hari pertama ditutup dengan fun game, penampilan yel-yel dari masing-masing fakultas, serta pembagian kelompok. Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi mahasiswa baru untuk membangun kebersamaan dan berinteraksi dengan mahasiswa lainnya.
Perkuat Nilai Islam dan Pemahaman Kehidupan Kampus
Memasuki hari kedua, mahasiswa baru mendapatkan materi mengenai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan serta Pedoman Kehidupan Islami Civitas Akademik dan Tenaga Kependidikan Universitas Saintek Muhammadiyah.
Selain itu, peserta mendapatkan sosialisasi mengenai kawasan tanpa rokok serta pencegahan dan penanganan kekerasan di lingkungan perguruan tinggi.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan kuliah umum bertema “Menyatukan Nilai-Nilai Islam, Intelektualitas, dan Kesadaran Almamater” yang menghadirkan Prof. Abuzar Asra sebagai pengisi kegiatan.
Taufiqqurrachman selaku Ketua Pelaksana Propam 2026 menyampaikan bahwa kegiatan tersebut dirancang sebagai proses awal bagi mahasiswa baru untuk mengenal lingkungan SaintekMu secara lebih menyeluruh.
“Propam 2026 kami harapkan dapat menjadi pengalaman awal yang berkesan bagi mahasiswa baru. Tidak hanya mengenal kampus dan kegiatan akademik, tetapi juga memahami nilai-nilai Islam, membangun kebersamaan, serta mengenal berbagai ruang untuk berkembang selama menjadi mahasiswa SaintekMu,” ujar Taufiqqurrachman.
Kenalkan Organisasi Kemahasiswaan
Propam 2026 juga memberikan kesempatan kepada mahasiswa baru untuk mengenal berbagai organisasi dan komunitas yang ada di lingkungan SaintekMu melalui Expo Organisasi.
Organisasi yang diperkenalkan meliputi BEM Universitas Saintek Muhammadiyah, BEM Fakultas Ilmu Komputer, BEM Fakultas Komunikasi dan Bisnis, SEMUSIK, FUTSAL, SIMAPALA, SINEMATEK, dan IMM.
Pengenalan tersebut menjadi ruang bagi mahasiswa baru untuk mengetahui berbagai pilihan kegiatan yang dapat mendukung pengembangan minat, bakat, kepemimpinan, kreativitas, serta pengalaman berorganisasi selama menjalani masa perkuliahan.
Ditutup dengan Penampilan Mahasiswa
Rangkaian Propam 2026 kemudian ditutup dengan berbagai penampilan mahasiswa. Kegiatan tersebut diisi dengan penampilan Tapak Suci, tari tradisional, lagu Buruh Tani, orasi BEM Universitas, orasi BEM Fasilkom, puisi kolosal, hingga jamming session.
Berbagai rangkaian tersebut menjadikan Propam 2026 sebagai momentum bagi mahasiswa baru untuk mengenal lebih dekat lingkungan Universitas Saintek Muhammadiyah. Mulai dari kehidupan akademik, nilai-nilai Islam dan Kemuhammadiyahan, hingga berbagai organisasi dan aktivitas mahasiswa diperkenalkan dalam kegiatan yang berlangsung selama dua hari tersebut.
Melalui Propam 2026, SaintekMu mendorong mahasiswa baru untuk tidak hanya menjadi bagian dari lingkungan akademik, tetapi juga memiliki kesadaran terhadap nilai, identitas, dan almamater. Dengan bekal tersebut, mahasiswa diharapkan mampu menjalani proses perkuliahan sekaligus mengembangkan potensi diri selama menjadi bagian dari keluarga besar Universitas Saintek Muhammadiyah.